Apr
05
Teknik Dasar Berkomunikasi dengan Penyandang Tunarungu

Seperti yang telah kita ketahui, anak tunarunu secara fisik memang tidak berbeda dengan anak dengar pada umumnya. Mengapa ? hal tersebut terjadi karena memang orang tunarungu dapat kita ketahui pada saat berbicara. Anak- anak tunarungu tersebut berbicara tanpa suara atau dengan suara yang kurang atau tidak jelas artikulasinya, atau bahkan tidak berbicara sama sekali dan hanya berisyarat.

Nah jika kita akan berkomunikasi dengan anak tunarungu, Cara-cara khusus dalam berkomunikasi dengan pengidap tunarungu sebenarnya tidak sulit kok. Dalam berkomunikasi dengan anak pengidap tunarungu tersebut, kita hanya perlu mempelajarinya dan sedikit bersabar sampai akhirnya bisa terjalin komunikasi yang baik antara kita dan penyandang tunarungu seperti yang disarankan oleh situs judi online. Jadi tak ada alasan untuk tidak berkomunikasi atau tak tahu bagaimana berkomunuikasi dengan pengidap tunarungu apalagi jika ada orang terdekatmu yang menyandang tunarungu. Cara berkomunikasi dengan penyandang tunarungu adalah sebagai berikut :

• Cari perhatian

Nah, jika anda akan mengajak komunikasi anak tunarungu maka hal pertama yang penting anda lakukan adalah untuk mendapatkan perhatian anak tersebut . anda harus menggunakan cara halus yaitu dengan menyentuh anak tersebut secara perlahan-lahan untuk memberinya isyarat. Dengan anda memberikan Tepukan ringan sebanyak dua kali di pundak anak tersebut sudah cukup untuk memperlihatkan maksud Anda lho.

• Sejajarkan posisi wajah

Langkah berikutnya saat anda akan mulai berkomunikasi anakk tunarungu adalah dengan mensejajaran letak mata anda denganya. Jika anak tersebut sedang duduk, maka anda lebih baik berposisi duduk juga. Posisi tersebut Sama halnya jika dia sedang berdiri, sesuaikan posisi Anda. Anda juga juga tak perlu terlalu dekat dengan anak tersebut agar dia bisa melihat bahasa tubuh anda dengan mengambil lokasi pembicaraan yang cukup terang. Saat anda berbicara dengan anak tunarungu, Kejelasan visual terhadap gerakan-gerakan Anda adalah hal terpenting bagi dirinya untuk bisa memberikan respons.

• Kontak mata

Selama berbicara dengan penyandang tunarungu, jangan lepaskan kontak mata dan konsentrasi dari dirinya. Lepaskan media penghalang apa pun yang bisa mengganggu jalinan komunikasi, seperti masker atau kacamata hitam. Tidak ada salahnya untuk menggunakan ekspresi wajah agar orang tersebut lebih mudah memahami arah pembicaraan.

• Pilih topik pembicaraan yang umum

Perlu diketahui bahwa ketika Anda berbicara pada penyandang tnarungu mereka tak akan menangkap percakapan yang anda bicarakan melalui gerakan bibir secra penuh dan hanya bebrapa hal saja yang mereka pahami. Selebihnya mereka kerapkali hanya menebak – nebak apa topik pembicaraan tersebut. Oleh karena itu ketika anda berbicara dengan anak tunarungu , maka pilihlah topik umum pembicaraan agar mereka mudah menangkap isinya. Anda boleh memberikan jeda beberapa kali selama bercakap-cakap untuk memastikan bahwa orang itu tetap memahami pembicaraan tersebut.

• Gunakan gerakan isyarat

Selama berbicara dengan anak tunarungu , agar mereka lebih paham maka Anda dapat menggunakan gerakan isyarat. Gerakan tersebut misalnya dengn meniru gerakan orang yang sedang makan, minum, berlari, dan lain-lain. Pastikan Anda melakukannya tidak terlalu cepat. Berikan jeda beberapa saat sebelum melanjutkan ke gerakan isyarat berikutnya.

• Tetap bersikap sopan

Saat anda berkomuniksi dengan anak tunarungu maka anda juga perlu menjagalah sikap Anda untuk tetap sopan. Pada kesempatan apa pun, jangan pernah menjadikan kondisi tunarungu sebagai bahan candaan sambil bermain judi bola. Berkomunikasi dengan penyandang tunarungu mungkin menjadi tantangan tersendiri bagi Anda namun jika anda sudah terbiasa maka akan lebih mudah.