Mar
13
Memampukan Pendidikan Untuk Anak Tunarungu

Tak bisa dipungkiri, Pendidikan merupakan adalah suatu proses untuk yang penting untuk mendapatkan pengetahuan dan suatu hal baru. Pendidikan juga berhak di dapatkan oleh siapapun tanpa terkecuali. Apakah Pendidikan pantas didapatkan oleh orang normal saja? tidak. Orang yang memiliki keterbatasan fisik misalnya anak tuna rungu pun sangatlah penting mengizinkan anak tunarungu untuk mengembangkan kecakapan komunikasi dengan anak lain yang dengan dan tanpa tunarungu.

Dalam proses perkembanganya, Anak mulai belajar di dalam dan dari keluarga dan masyarakat mereka. Anak akan belajar bagaimana dapat berhubungan baik dengan teman lainnya dengan mengamati bagaimana anak dan orang lain berbicara, bermain dan bekerja sama. Ketika anak berpartisipasi di dalam keluarga dan masyarakat, mereka juga belajar tentang emosi dan membangun kecakapan sosial. Namun bagi anak tunarungu mereka akan labat merespon hal terseut sehingga perlu di berikan perhatian dan pendidikan yang lebih intensif.

Nah, Kemungkinan tanda- tanda anak Tunarungu ada beberapa hal yang perlu diketahui dan agar Orang Tua lebih peka diantaranya adalah Perkembangan bicara yang kurang, Kesulitan mengikuti instruksi, Menanggapi lebih baik pada pekerjaan tugas ketika guru tersebut cukup dekat dengan si anak atau lebih baik pada tugas menulis daripada tugas lain yang memerlukan respons secara lisan, Anak mengamati apa yang sedang dilakukan teman lainnya sebelum mulai pekerjaannya sendiri atau lebih tepatnya mencari petunjuk, Meminta teman dan guru untuk berbicara lebih keras, Sering mengeluh sakit telinga, pilek, radang tenggorokan. Memang untuk membembing anak Tunarungu sama sekali tidak mudah dan harus memerlukan perhatian khusus dan kesabaran.

Memampukan Pendidikan Untuk Anak Tuna Rungu dan memasukkan anak tunarungu di sekolah akan meningkatkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi, khususnya dengan belajar membaca dan menulis, dan dengan belajar tersebut dapat menjadi cara mereka berkomunikasi dengan orang lain seperti pemain poker online yang tidak mengerti bahasa Isyarat ataupun agar mengerti apa yang mereka ungkapkan . Nah, dengan menulis , anak tunarungu akan terbantu untuk berkomunkasi serta berbagi pikiran dan emosi mereka. Namun perlu anda ketahui, Pendidikan untuk anak tunarungu bukan hanya penting diberikan pada laki- laki saja tetapi anak perempuan perlu mendapatkanya. Namun seperti yang terjadi di banyak kasus, sering kali anak perempuan tunarungu ditahan di rumah untuk melakukan pekerjaan rumah. Namun perlu anda ingat, anak perempuan – juga yang tunarungu – perlu belajar ketrampilan supaya mereka aman dan dapat mengambil bagian di masyarakat.Anak perempuan tunarungu juga mempunyai hak untuk mengetahui hak mereka, di dalam dan melalui pendidikan mereka dapat bekerja dan hidup berguna dan mandiri sebagai seorang dewasa.

Dalam memampukan Pendidikan Untuk Anak Tuna Rungu tersebut Sangatlah penting mempertimbangkan individu anak dan kebutuhan mereka serta apa yang diperlukan dalam konteks di masyarakat atau sekolah. Dalam pemberian pendidikan anak Tunarungu tersebut selama ini tidak ada kesepakatan umum mengenai apa yang terbaik untuk anak tunarungu dapatkan. Tidak ada kesepatan dimana mereka harus belajar di sekolah umum, belajar di sekolah luar biasa, belajar di sekolah asrama atau bahkan kesepakatan apakah mereka harus belajar berbicara atau melalui bahasa isyarat, atau berbicara dan menggunakan ejaan huruf tangan. Nah, dalam memberikan pendidikan untuk anak tunarungu tersebut penting mempersiapkan hal – hal yang diperlukan anak tuna rungu di Sekolah misalnya seperti para guru dan murid lainnya untuk lebih memahami tentang tunarungu dan juga pemahman bagaimana cara anak tunarungu tersebut bisa belajar dengan baik.